Manajer Rangers, Derek McInnes, mengakui timnya membutuhkan “sedikit bantuan” untuk keluar dari tekanan di awal musim. Ia menegaskan bahwa klub masih memiliki dana yang siap dibelanjakan demi memperkuat skuad yang ada. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan tajam menyusul hasil buruk di empat laga perdana kepemimpinannya.
McInnes baru menjalani empat pertandingan bersama Rangers, tetapi catatannya sudah mengkhawatirkan. Tim asuhannya mencatat dua imbang dan dua kekalahan, dengan hanya mengumpulkan satu poin di liga. Lebih buruk lagi, Rangers tersingkir dari Liga Europa setelah kalah dari Jagiellonia Bialystok dan terpaksa turun ke kualifikasi Liga Conference. Kondisi ini membuat musim perdana McInnes di Ibrox langsung diuji sejak awal.
Awal Buruk di Tangan Derek McInnes
Empat laga tanpa kemenangan yang konsisten menjadi beban berat bagi McInnes yang diharapkan membawa kebangkitan Rangers. Satu poin dari empat pertandingan jelas jauh dari standar klub sebesar Rangers di kompetisi domestik. Tekanan pun semakin bertumpuk karena publik Ibrox tidak terbiasa melihat timnya kesulitan seperti ini.
Kekalahan dari Jagiellonia Bialystok di Liga Europa menjadi pukulan telak bagi Rangers. Tim asal Skotlandia itu harus menerima kenyataan turun ke kualifikasi Liga Conference. Jika gagal menaklukkan Jablonec dari Republik Ceko pada dua hari Kamis terakhir bulan Agustus, Rangers akan kehilangan seluruh kompetisi Eropa beserta pendapatan yang menyertainya untuk sisa musim ini.
“Kami Punya Dana untuk Mendatangkan Pemain”
Menjelang laga babak 16 besar Piala Liga melawan St Mirren yang digelar Minggu, Derek McInnes menegaskan bahwa proses perekrutan pemain belum berakhir. Ia mengaku masih ada anggaran yang bisa digunakan untuk menambah amunisi tim. “Kami punya banyak pemain muda dan yang kami butuhkan hanyalah sedikit bantuan,” ujar McInnes.
Meski awal musim berjalan buruk, McInnes menegaskan target utamanya tidak berubah. “Ini bukan awal yang kami inginkan, tetapi niat kami tetap mencapai hasil yang kami inginkan di akhir musim,” katanya. “Kami masih bekerja keras menuju itu dan kami punya uang untuk dibelanjakan.” Ia juga menyadari bahwa kemenangan adalah satu-satunya cara meredam kritik yang terus mengarah kepadanya.
“Kami perlu mencoba memenangkan pertandingan demi pertandingan karena jika tidak, segalanya menjadi jauh lebih sulit,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa segala sesuatu akan selalu diperiksa dan diawasi di klub sebesar Rangers. Yang harus berubah hanyalah performa di atas lapangan, dan ia berharap itu bisa ditunjukkan saat melawan St Mirren.
Cedera dan Frustrasi Suporter Menjadi PR Besar
Salah satu kendala terbesar yang dihadapi McInnes adalah badai cedera yang melanda para pemainnya. Pada laga kandang yang berakhir imbang 1-1 melawan Jagiellonia, ia mengaku terpaksa menempatkan pemain di posisi yang tidak sesuai dengan peran aslinya. Ia menyebut situasi itu sebagai “pasak persegi di lubang bundar” alias square pegs in round holes.
Selain masalah teknis, McInnes juga harus menghadapi kekecewaan suporter Rangers yang mulai meluap. “Tidak ada yang duduk di sini dan meminta pengertian serta kesabaran. Saya sangat memahami frustrasi ini dan ini lebih dari sekadar empat pertandingan ini,” katanya. Ia menegaskan bahwa para penggemar butuh sesuatu untuk didukung dan timnya harus memberi aksi nyata di lapangan.
“Mereka perlu melihat aksi dan kami akan berusaha memberikannya,” pungkas McInnes. Ia berharap dukungan publik Ibrox tetap menyala saat Rangers menjamu St Mirren di Piala Liga. Laga itu sekaligus menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan suporter terhadap tim.
Analisis: McInnes Tetap Manajer yang Tepat?
Mantan bek Rangers, Richard Foster, menilai McInnes tidak serta-merta menjadi manajer buruk hanya karena hasil minor dalam empat pertandingan. Ia percaya McInnes masih bisa membawa Rangers bersaing di liga dan piala musim ini. Menurut Foster, kuncinya adalah kesabaran untuk memberi waktu bagi McInnes membangun permainan tim.
Sementara itu, mantan gelandang Rangers, Andy Halliday, menyoroti masalah perekrutan pemain yang dianggapnya keliru. Halliday menegaskan bahwa keputusan transfer seharusnya merupakan kombinasi antara departemen sepak bola klub dan McInnes. Ia juga mengingatkan bahwa mendatangkan 27 pemain dalam setahun menandakan ada masalah serius dalam perencanaan skuad.
Menurut Halliday, Rangers saat ini membutuhkan beberapa pemain baru di posisi kunci. Ia menyebut kebutuhan itu sangat mendesak di sejumlah lini. Berikut daftar posisi yang harus segera diperkuat:
- Bek kanan utama yang siap mengisi posisi inti.
- Bek tengah utama untuk memperkuat lini pertahanan.
- Gelandang tengah utama, meski sudah tiga pemain direkrut di musim panas.
- Dua pemain sayap tambahan untuk menambah opsi serangan.
- Satu striker lagi jika McInnes tetap memakai formasi dua penyerang.
John Robertson, mantan manajer Hearts, menilai McInnes sedang berada dalam situasi yang sangat sulit. Menurutnya, segala sesuatu di Rangers pasti akan menjadi sorotan ketika kemenangan tidak datang. Robertson berharap McInnes diberi waktu untuk membangun tim dan memperbaiki tulang punggung skuad, meski itu membutuhkan lebih banyak uang.
Nasib Eropa dan Masa Depan Keuangan Rangers
Kegagalan di Liga Europa bukan hanya soal gengsi, tetapi juga berdampak langsung pada keuangan Rangers. Padahal, pendapatan dari kompetisi Eropa menjadi salah satu sumber pemasukan penting bagi klub. Jika Jablonec mampu menyingkirkan Rangers di kualifikasi Liga Conference, musim Eropa mereka akan berakhir lebih awal dari perkiraan.
Di tengah segala tekanan ini, McInnes tetap bersikukuh bahwa proyeknya di Rangers masih berjalan sesuai rencana. Ia mengakui awal musim yang buruk membuat segalanya menjadi lebih berat, tetapi target jangka panjang tidak berubah. Yang ia butuhkan sekarang hanyalah dukungan, waktu, dan “sedikit bantuan” baik dalam bentuk rekrutan baru maupun hasil positif di lapangan.
Laga melawan St Mirren pada babak 16 besar Piala Liga menjadi ujian penting bagi Derek McInnes. Kemenangan akan sedikit meredakan tekanan yang menggantung di Ibrox. Sebaliknya, hasil buruk lainnya bisa semakin memperpanjang daftar masalah yang harus diselesaikan.
Dengan dana yang masih tersedia dan keyakinan bahwa proyeknya berjalan benar, McInnes berharap Rangers segera menemukan jalan keluar. Publik Ibrox tentu tidak ingin menunggu lama untuk melihat tim kesayangannya kembali kompetitif. Semua mata kini tertuju pada pertandingan melawan St Mirren untuk melihat apakah kebangkitan itu benar-benar dimulai.
