Hull City di Jalur Aman Hindari Degradasi Premier League

Tujuh poin dari tiga laga perdana adalah modal yang hampir sempurna bagi Hull City untuk menghindari degradasi di Premier League musim 2025-26. Tim promosi asuhan Sergej Jakirovic itu sukses mengalahkan Manchester United dan Coventry City, lalu bermain imbang 0-0 melawan Aston Villa dengan tambahan tiga clean sheet beruntun yang impresif. Berdasarkan data historis kompetisi, start seperti ini biasanya menjadi fondasi kuat bagi klub untuk bertahan di kasta tertinggi. Meski tiga pertandingan memang terlalu dini untuk menarik kesimpulan besar, tren positif ini sulit untuk diabaikan begitu saja.

Hull City

Jakirovic sendiri sempat melontarkan candaan ketika ditanya soal performa timnya di BBC Match of the Day. “Mungkin kita harus berjuang untuk kursi Liga Champions?” katanya, sebelum menambahkan bahwa tentu saja musim ini masih sangat awal. Namun, dengan hanya tertinggal dua poin dari Manchester City yang memimpin klasemen, wajar bila para pendukung Hull mulai bermimpi. Bek John Egan bahkan menyebut start seperti ini sangat penting bagi kepercayaan diri tim yang baru kembali ke Premier League.

Tiga Laga, Tujuh Poin, dan Tiga Clean Sheet

Performa Hull sejauh ini memang jauh melampaui ekspektasi banyak pihak. Setelah menumbangkan Manchester United pada pekan pembuka, mereka memetik kemenangan kedua atas sesama tim promosi, Coventry City. Aston Villa yang notabene juara Europa League musim lalu kemudian hanya mampu ditahan tanpa gol di MKM Stadium. Alhasil, gawang The Tigers belum kebobolan satu gol pun sepanjang musim ini.

Torehan itu sekaligus menempatkan Hull dalam daftar eksklusif. Sebelumnya, hanya Charlton Athletic pada 1998-99 dan Huddersfield Town pada 2017-18 yang berhasil menjaga gawang tetap bersih pada tiga laga awal setelah promosi ke Premier League. Egan, yang menjadi palang pintu di lini belakang bersama Semi Ajayi dan Nobel Mendy, menegaskan semua itu adalah buah kerja keras di lapangan latihan. Menurutnya, identitas permainan ini mulai terbentuk saat Hull masih berlaga di babak play-off musim lalu.

Perjalanan dari Ambang Degradasi ke Premier League

Lonjakan performa Hull tidak terjadi secara instan. Pada akhir musim 2023-24, The Tigers nyaris terdegradasi ke League One dan hanya selamat berkat keunggulan selisih gol. Sekitar 16 bulan kemudian, tim yang sama justru tampil percaya diri menantang klub-klub besar Premier League.

Kebangkitan itu tidak lepas dari kedatangan Jakirovic menjelang musim 2024-25. Saat itu Hull sedang terkena larangan transfer sehingga hanya bisa merekrut pemain dengan status bebas transfer atau pinjaman. Meski serba terbatas, mantan pemain internasional Bosnia itu tetap berhasil membawa Hull tampil sebagai kandidat promosi hingga akhir musim.

Perjalanan promosi itu diwarnai momen dramatis. Hull menyingkirkan Millwall di babak play-off, tim yang finis tiga peringkat di atas mereka dan unggul 10 poin di klasemen akhir. Tiket ke Premier League kemudian dipastikan lewat gol menit akhir Oli McBurnie saat melawan Middlesbrough.

Belanja Besar untuk Perkuat Skuad

Hull tidak berpuas diri setelah memastikan promosi. Mereka menjadi klub tersibuk di Premier League pada bursa transfer musim panas dengan 18 rekrutan baru senilai sekitar £150 juta. Enam pemain, termasuk gelandang Tim Iroegbunam yang didatangkan dari Everton dengan biaya £22 juta, baru diresmikan pada hari terakhir bursa.