Manchester City dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan Liverpool untuk merealisasikan transfer Cody Gakpo pada bursa musim panas ini. Langkah ini diambil di tengah situasi yang semakin memanas jelang penutupan jendela transfer yang tinggal menghitung hari. Pihak City dikabarkan sudah melakukan kontak formal dengan Liverpool pada Sabtu malam.
Masa depan Gakpo kini menjadi salah satu cerita yang paling menarik untuk diikuti di sisa waktu bursa transfer. Selain Manchester City, Tottenham Hotspur juga dikabarkan tertarik memboyong penyerang asal Belanda tersebut. Namun menurut sumber yang dikutip, City adalah destinasi yang paling diinginkan Gakpo apabila ia benar-benar hengkang dari Anfield sebelum tenggat waktu Selasa.
Man City Buka Pembicaraan Transfer Cody Gakpo
Manchester City telah mengambil langkah awal yang serius dengan mengirim kontak formal kepada Liverpool untuk membahas kemungkinan kepindahan Gakpo. Ketertarikan ini datang pada momen yang sangat krusial, mengingat bursa transfer akan segera ditutup dalam beberapa hari ke depan. City tampaknya tidak ingin membuang waktu untuk mengamankan jasa pemain berusia 27 tahun yang tengah berada dalam performa terbaiknya.
Tottenham Hotspur juga disebut-sebut siap bersaing dalam perburuan tanda tangan Gakpo. Namun demikian, berbagai laporan menyebut preferensi sang pemain lebih condong ke Manchester City daripada opsi lainnya. Hal ini tentu menjadi modal berharga bagi The Citizens jika negosiasi berlanjut ke tahap yang lebih serius.
Berikut beberapa poin penting yang perlu diketahui dari situasi transfer ini. Informasi ini dirangkum dari berbagai laporan yang berkembang di bursa transfer. Poin-poin di bawah ini menggambarkan kondisi terkini yang sedang berjalan di kedua klub.
- City melakukan kontak formal dengan Liverpool pada Sabtu malam.
- Gakpo menjadi incaran utama baik dari Manchester City maupun Tottenham.
- Jika hengkang dari Anfield, City disebut sebagai tujuan favorit Gakpo.
- Liverpool belum tentu melepas Gakpo sebelum mendapat pengganti.
Kronologi: Gakpo Terancam Tergusur di Anfield
Gakpo bergabung dengan Liverpool dari klub masa kecilnya, PSV Eindhoven, pada Januari 2023. Sejak saat itu, ia telah mencetak 33 gol dalam 91 penampilan di Premier League. Catatan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Gakpo dalam skuad Liverpool selama ini.
Kabar potensi kepergian Gakpo muncul setelah Liverpool dikabarkan sepakat mendatangkan winger Paris St-Germain, Bradley Barcola, dengan nilai transfer yang bisa mencapai £123 juta. Kehadiran Barcola tentu akan menambah ketat persaingan di lini depan Liverpool. Selain itu, The Reds juga dikabarkan masih ingin mendatangkan winger lain sebelum bursa ditutup.
Liverpool disebut memiliki minat terhadap winger Brighton, Yankuba Minteh, serta pemain Crystal Palace, Ismaila Sarr. Ketertarikan ini menunjukkan bahwa Liverpool serius memperkuat lini serang mereka musim ini. Dengan begitu, ruang bagi Gakpo di skuad utama berpotensi semakin menyempit.
Dari sisi performa, Gakpo sebenarnya masih menunjukkan kontribusi yang solid pada awal musim ini. Pada Sabtu, ia memberikan assist untuk gol Alexander Isak saat tim asuhan Andoni Iraola bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Anfield. Sebelumnya, ia juga mencetak gol dalam laga imbang kontra Newcastle pada pekan lalu.
Analisis: Risiko Besar di Balik Kepergian Gakpo
Liverpool memandang Gakpo sebagai penyerang Premier League yang terbukti multifungsi dan berkualitas. Ia telah menunjukkan nilai tersebut dengan mencetak satu gol dan satu assist dalam dua pertandingan pertama musim ini. Namun, sepanjang musim panas, pemahaman yang berkembang di internal klub adalah mereka tidak akan menghalangi kepergian Gakpo jika ada tawaran yang solid.
Meski begitu, ada syarat penting yang harus dipenuhi sebelum Liverpool memberi lampu hijau. Liverpool disebut ingin mendatangkan penyerang baru terlebih dahulu sebelum melepas Gakpo. Karena pembicaraan baru terjadi menjelang penutupan bursa, pihak Anfield akan mempertimbangkan situasi ini dengan sangat hati-hati sebelum mengambil keputusan.
Secara finansial, menjual Gakpo dengan nilai sekitar £85 juta akan menjadi hasil yang sangat menguntungkan bagi Liverpool. Pasalnya, mereka hanya mengeluarkan £35 juta untuk merekrut pemain asal Belanda itu dari PSV setelah Piala Dunia 2022. Keuntungan lebih dari dua kali lipat ini jelas sulit untuk ditolak dari sisi bisnis.
Namun, ada risiko besar yang mengintai jika Liverpool tetap melepas Gakpo. Hugo Ekitike disebut harus absen hingga 2027 akibat cedera tendon Achilles, sehingga opsi lini depan Liverpool menjadi terbatas. Sementara itu, Isak juga dikenal kerap mengalami masalah cedera. Kombinasi faktor ini membuat keputusan melepas Gakpo terbilang sangat berisiko bagi Liverpool.
Persaingan dengan Spurs dan Skenario Jelang Deadline
Kedatangan Victor Munoz, kemunculan Rio Ngumoha, serta kabar Barcola yang akan segera bergabung membuat posisi Gakpo di Liverpool semakin terdesak. Gakpo sendiri disebut sadar bahwa ia mungkin tidak lagi menjadi pilihan utama di skuad Liverpool. Karena itu, jika kepindahan benar-benar terjadi, hal tersebut tidak akan menjadi kejutan besar.
Manchester City bukan satu-satunya klub yang mengincar Gakpo, karena Tottenham juga dikabarkan siap memberikan alternatif. Namun, semua kembali bergantung pada keputusan Liverpool yang masih ingin memastikan pengganti terlebih dahulu. Liverpool juga berharap bisa merekrut winger tambahan sebelum tenggat waktu berakhir.
Dengan waktu yang tersisa kurang dari tiga hari, negosiasi antara kedua klub diperkirakan akan berjalan cepat. Kepastian mengenai transfer Gakpo kemungkinan baru akan terjawab setelah Liverpool memastikan pemain pengganti yang menjadi target utama mereka. Situasi ini menjadikan akhir bursa transfer musim ini sebagai momen yang sangat menentukan bagi semua pihak.
Kesimpulan
Transfer Cody Gakpo kini berada di titik paling krusial dengan Manchester City yang telah membuka negosiasi bersama Liverpool. Tottenham masih menjadi pesaing, namun preferensi pemain dikabarkan mengarah ke City. Liverpool sendiri belum akan melepas Gakpo sebelum memastikan kehadiran penyerang pengganti.
Keputusan akhir akan sangat bergantung pada perkembangan negosiasi dalam beberapa hari terakhir bursa transfer. Liverpool harus menyeimbangkan antara keuntungan finansial dan risiko kehilangan pemain kunci di tengah masalah cedera yang membayangi skuadnya. Apapun hasilnya, tiga hari terakhir bursa transfer ini akan menjadi penentu nasib Gakpo di Anfield.
