Jeremy Doku Dicritik Soal Rencana Kembali ke Belgia untuk Lahirkan Anak

World Cup 2026: Jeremy Doku Dicritik atas Rencana Kembali ke Belanda untuk Lahirkan Anak

Penyerang Manchester City, Jeremy Doku, menghadapi kritikan dari publik setelah menyatakan niatnya untuk meninggalkan pelatnas Belgia selama Piala Dunia 2026 karena alasan keluarga. Istri Doku, Shireen, diperkirakan akan melahirkan di akhir bulan Juli.

Dalam wawancara dengan Reuters, Doku menyatakan perasaannya bahwa dia ingin berada di samping istri saat lahirnya anak pertamanya. Meski Belgia masih memiliki peluang lolos ke babak delapan besar, Doku tetap memilih untuk kembali ke Belanda.

“Ini adalah bayi pertama saya, jadi saya pasti ingin ada di sana,” kata Doku yang berusia 24 tahun. “Tentu saja, tidak ada yang mau melewatkan lahirnya anak pertamanya. Namun, saya juga tahu bahwa sepak bola memiliki banyak pertimbangan lainnya.”

Walau demikian, rencana Doku untuk meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Belanda mendapat balasan keras dari France Pierron, seorang presentator L’Equipe. Pierron menganggap Doku sebagai ayah “yang sangat tidak berguna” pada saat anaknya lahir.

“Piala Dunia adalah kesempatan yang luar biasa,” kata Pierron melalui postingan di halaman Facebook L’Equipe. “Ada ratusan pemain sepak bola yang ingin berada dalam posisi Anda. Mungkin ini tidak akan pernah terjadi lagi selama sisa hidup Anda. Anda sedang menghidupkan mimpinya, tetapi anda akan meninggalkannya untuk hadir di lahirnya bayi – itu adalah saat yang sangat buruk, jika boleh saya katakan, di mana ayah Anda begitu tidak berguna.”

“Bayi adalah seluruh hidup Anda”

Doku menerima banyak dukungan online setelah komentar Pierron, termasuk dari Brahim Asloum, mantan juara tinju Prancis yang memenangkan emas di kelas berat ringan pada PON Sydney 2000. “Bayi adalah seluruh hidup Anda,” tulis Asloum. “Piala Dunia sudah selesai ketika semua kegiatannya selesai.”

Pada malam Sabtu, Pierron merilis pernyataan di X untuk menjelaskan komentar-komentarnya dan meminta maaf atas keributan yang mungkin terjadi.

“Saya hanya mengungkapkan pendapat pribadi saya dalam konteks pertukaran ide yang kontroversial,” kata Pierron. “Saya memahami bahwa mereka mungkin mengejutkan, menyakitkan, atau melukai beberapa di antara Anda dan saya merasa sangat minta maaf atas hal itu.”

Doku akhirnya dikonfirmasi oleh Belgia akan tak dapat bermain dalam pertandingan grup kedua melawan Iran (20:00 BST) karena alasan kesehatan. Belanda hanya berhasil mendapat hasil imbang 1-1 dengan Mesir di laga perdana.